Generator asam hipoklorit (HOCl) sepenuhnya dapat diterapkan untuk budidaya mawar, cocok untuk mawar potong segar di rumah kaca maupun mawar dalam pot.
Mawar sangat rentan terhadap kapang abu-abu, embun tepung, dan bercak hitam. Asam hipoklorit dapat menggantikan fungisida kimia, tidak meninggalkan residu kimia, tidak merusak kuncup bunga, dan tidak membahayakan lebah penyerbuk.
lPencegahan: 30–50 PPM, disemprotkan pada kedua sisi daun setiap minggu pada malam hari.
lWabah Penyakit: 80–120 PPM, disemprotkan selama 2–3 hari berturut-turut untuk mengendalikan penyebaran spora jamur.
lKontraindikasi: Hindari secara ketat konsentrasi yang melebihi 200 PPM. Konsentrasi tinggi akan membakar kelopak bunga dan menghanguskan tepi daun muda.
Bakteri dan alga yang tumbuh di pipa irigasi dan reservoir dapat dengan mudah memicu busuk akar pada mawar. Generator secara terus-menerus menghasilkan asam hipoklorit berkonsentrasi rendah untuk memurnikan sumber air.
lKonsentrasi Standar: 0.5–2 PPM diaplikasikan bersama air irigasi. Penggunaan jangka panjang tidak akan membakar akar atau menyebabkan akumulasi garam (model yang mengelektrolisis kalium klorida lebih disarankan).
Disinfeksi teratomisasi pada lantai, bedengan semai, gunting, pot, dan keranjang panen menghambat infeksi silang. Semprotan 100–150 PPM dapat digunakan di udara rumah kaca; aman untuk operasi yang sedang berlangsung dan tidak memerlukan pengosongan area.
Mawar potong segar mengalami kerugian besar akibat pembusukan kapang abu-abu. Asam hipoklorit dapat memperpanjang umur vas secara signifikan:
lPencelupan Batang: Celupkan batang dalam 30 PPM selama 5 menit untuk membunuh bakteri pada ujung potongan.
lPenyemprotan Ringan pada Kelopak: Semprotan singkat 30 PPM mengurangi kejadian kapang abu-abu lebih dari 80% dan memperpanjang periode berbunga selama 2–3 hari.
Irigasi jangka panjang dapat menyebabkan akumulasi ion natrium dan klorida. Karena mawar hanya merupakan bunga dengan toleransi garam sedang, model ini tidak direkomendasikan untuk budidaya rumah kaca skala besar dan jangka panjang, meskipun dapat digunakan untuk penyemprotan daun jangka pendek.
Kalium adalah unsur penting untuk pembungaan mawar, dan jenis ini memiliki kandungan ion klorida yang sangat rendah. Irigasi jangka panjang tidak akan menyebabkan salinisasi tanah. Jenis ini sekaligus mensterilkan dan menambahkan pupuk kalium, sehingga mendorong kuncup bunga yang padat dan daun berwarna hijau tua.
lWaktu Penyemprotan: Semprotkan pada pagi hari atau malam hari. Hindari sinar matahari tengah hari yang terik untuk mencegah bercak cokelat akibat matahari pada daun. Pastikan ventilasi yang baik setelah penyemprotan agar tanaman cepat mengering.
lJangan Dicampur: Jangan dicampur dengan pupuk kimia, pupuk daun, pestisida, atau bahan alkali, karena hal ini akan menetralkan larutan, membuatnya tidak efektif atau bahkan menghasilkan zat berbahaya.
lUji Terlebih Dahulu dalam Skala Kecil: Untuk varietas baru, bibit muda, atau selama tahap pembentukan kuncup, lakukan penyemprotan uji terlebih dahulu pada beberapa tanaman. Terapkan ke seluruh kebun hanya setelah memastikan tidak terjadi luka bakar.
lGunakan Segera Setelah Dibuat: Asam hipoklorit memiliki stabilitas yang buruk. Sebaiknya digunakan dalam 24 jam setelah diproduksi oleh generator. Penyimpanan yang terlalu lama akan menurunkan efektivitas bakterisidanya secara drastis.
BERITA
Tinggalkan pesan untuk kami
Xiaoya Group didirikan pada 1979, ahli dalam industri air elektrolisis.
*Kami menghormati kerahasiaan Anda dan semua informasi dilindungi.





