Generator asam hipoklorit (HOCl) untuk peternakan adalah perangkat cerdas yang berbasis teknologi Elektrolisis di Lokasi.
Perangkat ini hanya memerlukan air, garam (NaCl), dan listrik untuk menghasilkan larutan disinfektan asam hipoklorit yang sangat aktif dan sedikit asam secara instan langsung di lokasi peternakan. Larutan ini sangat kompatibel dengan hewan dan sesuai untuk lingkungan produksi peternakan modern.
Asam hipoklorit (HOCl) sendiri merupakan zat antimikroba alami yang diproduksi oleh sel darah putih dalam sistem kekebalan mamalia saat melawan invasi patogen.
Larutan asam hipoklorit yang dihasilkan oleh peralatan elektrolisis di lokasi tidak hanya memberikan efisiensi sterilisasi yang sangat tinggi, tetapi juga tidak beracun dan tidak menyebabkan iritasi. Larutan ini tidak meninggalkan residu kimia berbahaya di dalam tubuh hewan ternak maupun di lingkungan sekitarnya.
Dalam pengoperasian peternakan berskala besar dan lingkungan peternakan intensif, disinfektan kimia tradisional (seperti asam perasetat, glutaraldehida, senyawa amonium kuartener, dan lain-lain) menghadapi sejumlah tantangan, termasuk sifat korosif yang kuat, iritasi pada saluran pernapasan, serta potensi risiko resistansi antimikroba.
Penerapan generator HOCl telah mengubah pendekatan pengelolaan keamanan biologis dalam produksi peternakan secara mendasar.
Molekul asam hipoklorit tidak memiliki muatan listrik dan dapat menembus membran sel bakteri serta virus dengan cepat, sehingga menyebabkan protein penting mengalami denaturasi dan menjadi tidak aktif.
Penumpukan biofilm di dalam pipa air minum hewan ternak menyediakan lingkungan yang ideal bagi pertumbuhan dan reproduksi patogen. Disinfektan tradisional sering kali kesulitan menghilangkan lapisan biologis yang persisten ini secara menyeluruh.
Pada konsentrasi yang aman, asam hipoklorit tidak menyebabkan iritasi pada selaput lendir dan kulit hewan, sehingga memungkinkan disinfeksi semprot pada hewan dengan frekuensi tinggi saat hewan tetap berada di dalam fasilitas.
Degradasi Gas Berbahaya:
Secara efektif menekan bau tidak sedap yang disebabkan oleh amonia (NH₃) dan hidrogen sulfida di kandang unggas dan kandang babi, mengurangi insiden penyakit pernapasan, serta meningkatkan kualitas udara dalam ruangan secara signifikan.
Konsumsi Bahan Baku Sangat Rendah:
Bahan habis pakai utamanya hanya garam biasa dan air. Pengoperasian jangka panjang dapat secara signifikan mengurangi pengeluaran tahunan peternakan untuk disinfektan.
Mekanisme inti generator HOCl menggabungkan reaksi elektrokimia dengan prinsip pertahanan kekebalan alami:
[Air (H₂O) + Garam (NaCl)] ──► [Sel Elektrolisis Khusus] ──► [Larutan Disinfektan HOCl Sangat Aktif dan Sedikit Asam]
Air garam berkonsentrasi rendah melewati sel elektrolisis yang dilengkapi elektroda dengan desain khusus, tempat berlangsungnya reaksi oksidasi-reduksi dalam kondisi tegangan dan arus yang terkendali.
Air dan ion klorida mengalami rekombinasi molekuler, menghasilkan larutan berair sedikit asam dengan HOCl (asam hipoklorit) sebagai komponen disinfektan aktif utama.
Nilai pH biasanya dikendalikan dalam rentang:
5.0–6.5
Pada rentang ini, efisiensi sterilisasi mencapai tingkat tertinggi.
Setelah menghilangkan patogen atau bereaksi dengan bahan organik, asam hipoklorit secara alami berubah kembali menjadi air biasa dan sejumlah kecil garam, sehingga menghasilkan pengoperasian yang benar-benar:
“tidak beracun dan tanpa residu kimia”
Pilih peralatan dengan kapasitas produksi yang sesuai (L/h) berdasarkan:
Sistem elektrolisis berkualitas tinggi harus mempertahankan:
Nilai pH: 5.5–6.5
dengan stabilitas yang presisi.
Hal ini memastikan proporsi HOCl yang sangat efektif mencapai:
lebih dari 90%
dari spesies klorin aktif, sehingga memaksimalkan kinerja disinfeksi.
Pilih peralatan yang dilengkapi dengan:
Fitur-fitur ini dapat secara efektif mengurangi beban kerja pemeliharaan harian dan biaya tenaga kerja.
BERITA
Tinggalkan pesan untuk kami

Shandong Xiaoya Group didirikan pada tahun 1979, ahli di industri air elektrolisis.
*Kami menghormati kerahasiaan Anda dan semua informasi dilindungi.





